Selamat datang di JEMPARINGAN.COM
Situs ini didirikan dan dikelola oleh pengajar dan pegiat jemparingan yang aktif sejak tahun 2016, dengan misi utama menyajikan pelurusan sejarah, teknik, dan filosofi panahan tradisional gaya Mataraman berdasarkan riset, naskah, dan bukti faktual.
Dengan mengakses situs ini, Anda memahami dan menyetujui poin-poin berikut:
1. Independensi Sikap dan Pandangan Redaksi
Seluruh artikel, analisis, kritik, dan konten yang dimuat di JEMPARINGAN.COM merupakan hasil riset mandiri, pengalaman empiris, dan interpretasi historis dari pengelola situs. Pandangan yang disajikan di sini bersifat independen dan tidak mewakili sikap resmi, kebijakan, atau pemahaman dari institusi Kraton Yogyakarta, Kadipaten Pakualaman, klub-klub jemparingan eksternal, maupun organisasi panahan mana pun, kecuali secara eksplisit disebutkan demikian.
2. Ruang Diskusi dan Perbedaan Perspektif
Kami menyadari bahwa sebagian konten di situs ini mungkin menyajikan fakta atau narasi yang berbeda, baru, atau berseberangan dengan pemahaman umum yang beredar di masyarakat, komunitas, bahkan institusi formal saat ini.
- Konten di situs ini bertujuan sebagai penyeimbang, pelurus, dan pembanding ilmiah demi kemajuan ilmu jemparingan.
- Informasi di sini tidak dimaksudkan untuk mendiskreditkan pihak mana pun, melainkan untuk memicu diskusi yang sehat berbasis data dan bukti otentik.
3. Tanggung Jawab Ilmiah dan Keterbatasan Informasi
Meskipun pengelola memiliki rekam jejak sebagai pengajar sejak tahun 2016 dan berusaha menjaga akurasi data setinggi mungkin, sejarah dan teknik tradisional memiliki ruang interpretasi yang luas. JEMPARINGAN.COM tidak bertanggung jawab atas salah tafsir, perdebatan, atau dampak sosial yang timbul di luar kendali kami akibat pembaca memanfaatkan informasi dari situs ini sebagai dasar argumen di komunitas masing-masing.
4. Praktek Fisik dan Keselamatan
Mengingat jemparingan melibatkan aktivitas fisik dengan alat dinamis (gandewa dan jemparing), segala panduan teknik yang kami luruskan di situs ini tetap harus dipraktikkan dengan mengutamakan keselamatan (safety first). Kami tidak bertanggung jawab atas cedera fisik atau kerusakan alat yang timbul akibat penerapan teknik tanpa pengawasan ahli di lapangan.
Terakhir diperbarui: Juni 2026